SAT BRIMOB POLDA KALTENG SIAP MENGAMANKAN PEMILIHAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2015........... HUT BHAYANGKARA KE 69 TAHUN 2015 MELALUI REVOLUSI MENTAL POLRI SIAP MEMANTAPKAN SOLIDITAS DAN PROFESIONALISME GUNA MENDUKUNG PEMBANGUNAN NASIONAL

Senin, 24 November 2014






SINERGI POLRI  dan  TNI Joget Bareng

Polda Kalteng dan Korem 102 Panju Panjung  berbaur di Bundaran Besar Palangka Raya

ADA pemandangan cukup menyita perhatian di Bundaran Besar, Minggu (9/11) pagi. Ratusan orang berpakaian loreng-loreng bercampur cokelat dan Hitam BRIMOB, membanjiri bundaran.   
Ya, para anggota Korem 102 Panju Panjung dan anggota Polda Kalteng shabara Brimob , adu joged. Bukan untuk bersaing, melainkan menjalin silaturahmi.
Korem mengerahkan pasukan Batalyon Yonif 613 Antang, Kodim 1016/Plk dan unsur lainnya di TNI, Polda menurunkan Brimob serta Sabhara. Masing-masing dipimpin komandan wilayah; Danrem 102 Panju Panjung  Kolonel Kav Sulaiman Agusto dari TNI, dan Kapolda Kalteng Brigjen Bambang Hermanu Beserta Kasat Brimob Kombes Pol Abdul Hasyim  Tak ketinggalan, Wakil Wali Kota Mofit Saptono juga turut hadir.
Tapi jangan salah, unjuk kekuatan ini bukan sebagai aksi bentrok aparat. Dua kekuatan besar ini berbaur untuk mengikuti senam bersama dan joged bareng.
“Selain dalam rangka menyambut Hari Pahlawan yang jatuh 10 November dan HUT BRIMOB Ke 69 Tahun 2014, kegiatan ini juga untuk menjalin kebersamaan TNI-Polri dengan masyarakat,” terang Kapolda Kalteng Brigjen Pol Drs Bambang Hermanu.
Menurutnya, TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kalteng. Ini dibuktikan mereka dapat bersatu dan berbaur menggelar acara bersama.
Dandrem 102/Pjg Kol Kav Sulaiman Agusto mengatakan, selain jelang hari pahlawan, acara ini menepis pemberitaan bahwa TNI dan Polri itu tidak bisa bersinergi.
“Tak ada masalah sama seperti yang dikatakan Kapolda Kalteng bahwa TNI dan Polri bisa bahu membahu dan selama ini kedua instansi saling bahu menbahu hanya saja beberapa waktu lalu itu oknum anggota saja,” ujar Agusto.
Ditambahkan Agusto, kegiatan yang pertama kalinya digelar ini, setidaknya dapat ditiru jajaran di kabupaten kota.
“Kegiatan yang dilaksanakan ini bagus dan patut dicontoh karena kedua aparat keamaanan ini bisa bekerja sama,” tegas Mofit Saptono.
diperkirakan ada sekitar 2.000 peserta senam bersama dari TNI-Polri. Itu belum termasuk masyarakat yang ikut